Eksplorasi Kuliner Nusantara di Restoran “Indonesia Restaurant” Hong Kong

24 January 2026 0 By dachel@teml.net

Eksplorasi Kuliner Nusantara di Restoran “Indonesia Restaurant” Hong Kong

Restoran Indonesia Restaurant, yang berlokasi di Tsim Sha Tsui, Hong Kong, merupakan salah satu restoran Indonesia otentik yang telah lama berdiri dan menjadi favorit di kalangan ekspatriat Indonesia maupun penduduk lokal. Berdiri sejak tahun 1970, restoran ini dikenal karena menyajikan masakan khas Indonesia yang otentik dan dikelola oleh imigran Tionghoa-Indonesia.

Ciri Khas dan Suasana

Restoran ini menempati bangunan dua lantai di Granville Road, dengan toko kue-kue tradisional Indonesia di lantai dasar dan ruang makan di lantai atas. Meskipun desainnya mungkin tidak semodern restoran baru, suasananya yang “tempo dulu” dan otentik menciptakan pengalaman bersantap yang unik. Dekorasi interiornya yang sederhana namun fungsional mencerminkan fokus pada rasa dan tradisi kuliner.

Ragam Kuliner Otentik

“Indonesia Restaurant” menawarkan lebih dari seratus hidangan dan minuman yang disiapkan dengan resep tradisional yang diwariskan selama puluhan tahun. Konsistensi dalam menjaga kualitas rasa menjadikan tempat ini sebagai destinasi utama bagi mereka yang merindukan masakan rumah.

Beberapa hidangan populer yang sering dipuji antara lain:

  • Rendang Daging Sapi: Hidangan daging sapi yang dimasak perlahan dengan bumbu kelapa dan rempah-rempah yang kaya rasa.
  • Sate Ayam dan Kambing: Sate yang dibakar menggunakan arang tradisional, menghasilkan aroma khas, disajikan dengan saus kacang yang kental.
  • Gado-gado: Salad sayuran rebus segar yang disajikan dengan saus kacang yang lezat dan kerupuk udang renyah.
  • Cendol: Minuman penutup khas Indonesia yang menyegarkan, dibuat dengan santan, gula aren, dan jeli hijau pandan.

Warisan Kuliner

Restoran ini bukan sekadar tempat makan, melainkan penjaga warisan kuliner Indonesia di Hong Kong. Sayangnya, karena https://www.tedsfishfry.net/ alasan properti, restoran legendaris ini telah mengumumkan penutupannya pada awal tahun 2019, mengakhiri operasionalnya setelah hampir setengah abad. Keberadaannya akan selalu dikenang sebagai salah satu pionir dalam memperkenalkan kekayaan rasa Nusantara di kancah internasional.